Jika anda sedang benar, jangan terlalu berani dan
bila anda sedang takut, jangan terlalu takut.
Karena keseimbangan sikap adalah penentu
ketepatan perjalanan kesuksesan anda
Senin, 26 Oktober 2009
Rabu, 20 Mei 2009
Welcome back...
Dah lama nich, gak nulis di blog ....
dari LA pindah ke HW ,,,, tp msh lom tau mo nulis apaan... hehehe
salam balik dulu aja dech
dari LA pindah ke HW ,,,, tp msh lom tau mo nulis apaan... hehehe
salam balik dulu aja dech
Rabu, 23 Juli 2008
Synchronous Digital Hierarchy
Synchronous Digital Hierarchy (SDH) merupakan hirarki pemultiplekan yang berbasis pada transmisi sinkron yang telah ditetapkan oleh CCITT (ITU-T). Dalam dunia telekomunikasi, rentetan pemultiplekan sinyal-sinyal dalam transmisi menimbulkan masalah dalam hal pencabangan dan penyisipan (drop and insert) yang tidak mudah serta keterbatasan untuk memonitor dan mengendalikan jaringan transmisinya.
Sebelum kemunculan SDH, standar transmisi yang ada dikenal dengan PDH (Plesiochronous Digital Hierarchi) yang sudah lama ditetapkan oleh CCITT. Suatu jaringan plesiochronous tidak menyinkronkan jaringan tetapi hanya menggunakan pulsa-pulsa detak (clock) yang sangat akurat di seluruh simpul penyakelarnya (switching node) sehingga laju slip di antara berbagai simpul tersebut cukup kecil dan masih bisa diterima (misalnya plus/minus 50 bit atau 5x10-5 untuk jaringan/kanal 2,048 atau 1,544 Mbps). Mode operasi seperti ini barangkali memang merupakan suatu implementasi yang paling sederhana karena bersifat menghindari pendistribusian pewaktuan di seluruh jaringan.
SDH memiliki dua keuntungan pokok : fleksibilitas yang demikian tinggi dalam hal konfigurasi-konfigurasi kanal pada simpul-simpul jaringan dan meningkatkan kemampuan-kemampuan manajemen jaringan baik untuk payload trafic-nya maupun elemen-elemen jaringan. Secara bersama-sama, kondisi ini akan memungkinkan jaringannya untuk dikembangkan dari struktur transport yang bersifat pasif pada PDH ke dalam jaringan lain yang secara aktif mentransportasikan dan mengatur informasi.
Tawaran-tawaran spesifik yang diciptakan oleh SDH diantaranya termasuk:
Self-healing; yakni pengarahan ulang (rerouting) lalu lintas komunikasi secara otomatis tanpa interupsi layanan.
Service on demand; provisi yang cepat end-to-end customer services on demand.
Akses yang fleksibel; manajemen yang fleksibel dari berbagai lebarpita tetap ke tempat-tempat pelanggan.
Tabel 1. Hirarki sinyal digital di Amerika, Jepang dan Eropa
Level hirarki ke:
Amerika/kanada (Mbps)
Jepang (Mbps)
Eropa (Mbps)
1
2
3
4
5
1,544
6,312
44,736
274,176
-
1,544
6,312
32,064
97,728
397,200
2,048
2,442
34,368
139,264
560,840
Dari Gambar 1 tersebut terlihat bahwa pada level atau tingkat yang paling tinggi, jaringan transport SDH adalah jaringan n x STM-1 (n x 155 Mbps).
Ada tiga alternatif utama, yang masing-masing memiliki keuntungan dan kerugian. Perusahaan telekomunikasi mungkin perlu untuk mengadopsi suatu strategi campuran sebagai jawaban yang terbaik bagi kondisi lingkungannya masing-masing.
Tiga alternatif tersebut adalah :
Top-down (metode level atau layer)
Bottom-up (metode pulau atau branch)
Paralel (Metode overlay)
Implikasi Layanan
Untuk memaksimumkan keuntungan-keuntungan teknologi SDH yang dapat diraih, sangatlah perlu untuk mempertimbangkan lapisan-lapisan yang berbeda yang ada dalam suatu jaringan telekomunikasi. Ada dua lapisan jaringan layanan di atas jaringan transport multiguna, yang mana SDH menyediakan suatu layanan transportasi aliran bit yang sifatnya transparan. Artinya bahwa jaringan transport itu sendiri tidak menyadari isi dari payload yang dibawa dari A ke B (sebagai contoh, apakah suatu jalur telekomunikasi sedang membawa suara atau data).
Aplikasi-aplikasi pelanggan yang baru dan layanan-layanan dengan nilai tambah muncul pada lapisan jaringan layanan pada level yang lebih tinggi dan dapat mengambil bentuk yang sulit untuk diramalkan (seperti aplikasi-aplikasi multimedia). Bagian bawah dari kedua lapisan layanan ini umumnya mencakup jaringan-jaringan layanan dasar dan jaringan-jaringan overlay layanan khusus. jaringan-jaringan layanan-merupakan suatu area dari evolusi yang lebih dapat diprediksi. Jaringan-jaringan layanan dasar mencakup aplikasi-aplikasi suara, ISDN dan radio bergerak (mobile), seperti GSM, mengingat jaringan-jaringan overlay untuk layanan-layanan khusus (sebagai contoh jalur sewa 64 kbps yang disediakan untuk pelanggan-pelanggan kelompok perusahaan/industri). Pola-pola pertumbuhan lalu lintas suara (telepon) umumnya stabil, tetapi layanan-layanan yang berkembang dengan pesat seperti GSM dalam beberapa kasus mengharuskan pembangunan dari jaringan transport overlay sepanjang maupun di atas jaringan multiguna.
Ketika sebuah layanan baru diperkenalkan melalui area geografis yang luas, hal ini tentunya tidak diperlukan untuk menggandakan jaringan-jaringan overlay untuk dirancang dan diimplementasikan. Perencanaan jaringan yang tepat pada tingkat-tingkat awal dari suatu proyek dapat menjamin bahwa jaringan transport multiguna dari awalnya akan dapat menghubungkan sebagian besar pelanggan-pelanggan potensial.
Layanan-layanan barunya dapat juga dikaitkan dengan aplikasi-aplikasi jaringan cerdas (IN; Intelligent Network), jaringan data atau jaringan bergerak (mobile). Tak seperti lapisan-lapisan layanan, evolusi dari lapisan jaringan transport agak sulit diprediksi, tetapi umumnya dapat dicirikan dengan kondisi pertumbuhan keseluruhan yang perlahan-lahan, dengan fase yang bersifat periodik terhadap pertumbuhan yang cepat.
Integrasi Radio SDH dengan Elemen-elemen Jaringan Fiber
Untuk memaksimumkan keuntungan-keuntungan radio SDH, radio harus dapat berfungsi sebagai pelengkap bagi suatu jaringan fiber sinkron. Betapapun, supaya radio SDH dapat diinteroperasikan dan diintegrasikan dengan elemen-elemen jaringan optik fiber, rancangannya harus mengarah pada beberapa parameter, termasuk kapasitas dan pertumbuhannya, manajemen jaringan, penyesuaian terhadap evolusi standar-standar SDH, antarmuka dan kinerjanya.
Penutup
Sebagai sebuah teknologi bagi pembangunan jaringan transport, SDH sangat bermanfaat bagi operator jaringan yang bertujuan untuk menyediakan perbedaan-perbedaan layanan transport yang variasinya luas. SDH bersifat transparan bagi pengguna akhir, sebagai layanan yang ada yang berkualitas lebih baik maupun sebagai suatu layanan kapasitas besar yang baru secara keseluruhannya. Sebaliknya pada ATM (Mode Transfer Asinkron), yang digunakan sekarang ini untuk koneksi data kecepatan tinggi dan dapat dipandang sebagai berbasis pada level layanan, akhirnya ketika ia nantinya menjadi lebih bersifat generik, ATM akan berpindah turun ke lapisan jaringan transport untuk menyediakan layanan-layanan transport multiguna bagi lapisan layanan yang lebih atas.
Sebelum kemunculan SDH, standar transmisi yang ada dikenal dengan PDH (Plesiochronous Digital Hierarchi) yang sudah lama ditetapkan oleh CCITT. Suatu jaringan plesiochronous tidak menyinkronkan jaringan tetapi hanya menggunakan pulsa-pulsa detak (clock) yang sangat akurat di seluruh simpul penyakelarnya (switching node) sehingga laju slip di antara berbagai simpul tersebut cukup kecil dan masih bisa diterima (misalnya plus/minus 50 bit atau 5x10-5 untuk jaringan/kanal 2,048 atau 1,544 Mbps). Mode operasi seperti ini barangkali memang merupakan suatu implementasi yang paling sederhana karena bersifat menghindari pendistribusian pewaktuan di seluruh jaringan.
SDH memiliki dua keuntungan pokok : fleksibilitas yang demikian tinggi dalam hal konfigurasi-konfigurasi kanal pada simpul-simpul jaringan dan meningkatkan kemampuan-kemampuan manajemen jaringan baik untuk payload trafic-nya maupun elemen-elemen jaringan. Secara bersama-sama, kondisi ini akan memungkinkan jaringannya untuk dikembangkan dari struktur transport yang bersifat pasif pada PDH ke dalam jaringan lain yang secara aktif mentransportasikan dan mengatur informasi.
Tawaran-tawaran spesifik yang diciptakan oleh SDH diantaranya termasuk:
Self-healing; yakni pengarahan ulang (rerouting) lalu lintas komunikasi secara otomatis tanpa interupsi layanan.
Service on demand; provisi yang cepat end-to-end customer services on demand.
Akses yang fleksibel; manajemen yang fleksibel dari berbagai lebarpita tetap ke tempat-tempat pelanggan.
Tabel 1. Hirarki sinyal digital di Amerika, Jepang dan Eropa
Level hirarki ke:
Amerika/kanada (Mbps)
Jepang (Mbps)
Eropa (Mbps)
1
2
3
4
5
1,544
6,312
44,736
274,176
-
1,544
6,312
32,064
97,728
397,200
2,048
2,442
34,368
139,264
560,840
Dari Gambar 1 tersebut terlihat bahwa pada level atau tingkat yang paling tinggi, jaringan transport SDH adalah jaringan n x STM-1 (n x 155 Mbps).
Ada tiga alternatif utama, yang masing-masing memiliki keuntungan dan kerugian. Perusahaan telekomunikasi mungkin perlu untuk mengadopsi suatu strategi campuran sebagai jawaban yang terbaik bagi kondisi lingkungannya masing-masing.
Tiga alternatif tersebut adalah :
Top-down (metode level atau layer)
Bottom-up (metode pulau atau branch)
Paralel (Metode overlay)
Implikasi Layanan
Untuk memaksimumkan keuntungan-keuntungan teknologi SDH yang dapat diraih, sangatlah perlu untuk mempertimbangkan lapisan-lapisan yang berbeda yang ada dalam suatu jaringan telekomunikasi. Ada dua lapisan jaringan layanan di atas jaringan transport multiguna, yang mana SDH menyediakan suatu layanan transportasi aliran bit yang sifatnya transparan. Artinya bahwa jaringan transport itu sendiri tidak menyadari isi dari payload yang dibawa dari A ke B (sebagai contoh, apakah suatu jalur telekomunikasi sedang membawa suara atau data).
Aplikasi-aplikasi pelanggan yang baru dan layanan-layanan dengan nilai tambah muncul pada lapisan jaringan layanan pada level yang lebih tinggi dan dapat mengambil bentuk yang sulit untuk diramalkan (seperti aplikasi-aplikasi multimedia). Bagian bawah dari kedua lapisan layanan ini umumnya mencakup jaringan-jaringan layanan dasar dan jaringan-jaringan overlay layanan khusus. jaringan-jaringan layanan-merupakan suatu area dari evolusi yang lebih dapat diprediksi. Jaringan-jaringan layanan dasar mencakup aplikasi-aplikasi suara, ISDN dan radio bergerak (mobile), seperti GSM, mengingat jaringan-jaringan overlay untuk layanan-layanan khusus (sebagai contoh jalur sewa 64 kbps yang disediakan untuk pelanggan-pelanggan kelompok perusahaan/industri). Pola-pola pertumbuhan lalu lintas suara (telepon) umumnya stabil, tetapi layanan-layanan yang berkembang dengan pesat seperti GSM dalam beberapa kasus mengharuskan pembangunan dari jaringan transport overlay sepanjang maupun di atas jaringan multiguna.
Ketika sebuah layanan baru diperkenalkan melalui area geografis yang luas, hal ini tentunya tidak diperlukan untuk menggandakan jaringan-jaringan overlay untuk dirancang dan diimplementasikan. Perencanaan jaringan yang tepat pada tingkat-tingkat awal dari suatu proyek dapat menjamin bahwa jaringan transport multiguna dari awalnya akan dapat menghubungkan sebagian besar pelanggan-pelanggan potensial.
Layanan-layanan barunya dapat juga dikaitkan dengan aplikasi-aplikasi jaringan cerdas (IN; Intelligent Network), jaringan data atau jaringan bergerak (mobile). Tak seperti lapisan-lapisan layanan, evolusi dari lapisan jaringan transport agak sulit diprediksi, tetapi umumnya dapat dicirikan dengan kondisi pertumbuhan keseluruhan yang perlahan-lahan, dengan fase yang bersifat periodik terhadap pertumbuhan yang cepat.
Integrasi Radio SDH dengan Elemen-elemen Jaringan Fiber
Untuk memaksimumkan keuntungan-keuntungan radio SDH, radio harus dapat berfungsi sebagai pelengkap bagi suatu jaringan fiber sinkron. Betapapun, supaya radio SDH dapat diinteroperasikan dan diintegrasikan dengan elemen-elemen jaringan optik fiber, rancangannya harus mengarah pada beberapa parameter, termasuk kapasitas dan pertumbuhannya, manajemen jaringan, penyesuaian terhadap evolusi standar-standar SDH, antarmuka dan kinerjanya.
Penutup
Sebagai sebuah teknologi bagi pembangunan jaringan transport, SDH sangat bermanfaat bagi operator jaringan yang bertujuan untuk menyediakan perbedaan-perbedaan layanan transport yang variasinya luas. SDH bersifat transparan bagi pengguna akhir, sebagai layanan yang ada yang berkualitas lebih baik maupun sebagai suatu layanan kapasitas besar yang baru secara keseluruhannya. Sebaliknya pada ATM (Mode Transfer Asinkron), yang digunakan sekarang ini untuk koneksi data kecepatan tinggi dan dapat dipandang sebagai berbasis pada level layanan, akhirnya ketika ia nantinya menjadi lebih bersifat generik, ATM akan berpindah turun ke lapisan jaringan transport untuk menyediakan layanan-layanan transport multiguna bagi lapisan layanan yang lebih atas.
Implementasi ENUM
Implementasi ENUM
Konsep Sederhana ENUM
ENUM adalah sebuah mekanisme pemetaan nomor telepon Telkom yang kita kenal, seperti, +628113334567 atau +62555334567, agar di kenali di dunia VoIP yang menggunakan nomor telepon, seperti, 20333@voiprakyat.or.id atau 5007987@fwd.pulver.com. Jadi sebetulnya isi sebuah ENUM hanya tabel saja.
Tentunya konsep ENUM tidak terbatas pada pemetaan saja, dengan menggunakan ENUM sebuah nomor telepon +6255534567 dapat mempunyai beberapa pesawat penerima dengan sistem prioritas, misalnya,
+6255534567 prioritas 1 245678@voiprakyat.or.id
+6255534567 prioritas 2 6543686@fwd.pulver.com
+6255534567 prioritas 3 +62215678976 (nomor kantor)
+6255534567 prioritas 4 +62856789654 (nomor handphone)
+6255534567 prioritas 5 mail:oknum@salemba.co.id
Dalam bahasa yang lebih manusiawi, jika seseorang berusaha menelepon ke +6255534567 akan diusahakan untuk menghubungi ke VoIP Rakyat 245678@voiprakyat.or.id, jika gagal maka akan berusaha menghubungi nomor VoIP di Pulver 6543686@fwd.pulver.com, jika gagal maka akan berusaha menghubungi kantor di +62215678976, jika gagal lagi maka akan berusaha menghubungi handphone di +62856789654. Terakhir jika semua cara gagal, apa boleh buat masuk ke voice mail untuk oknum@salemba.co.id.
Cara penulisan ENUM di Internet, misalnya menggunakan top level domain e164.id, adalah sebagai berikut
+6255512345678 8.7.6.5.4.3.2.1.5.5.5.2.6.e164.id
+6281812345678 8.7.6.5.4.3.2.1.8.1.8.2.6.e164.id
perhatikan nomor ENUM mempunyai urutan terbalik dari nomor telepon yang kita kenal biasa.
Konsep Sederhana ENUM
ENUM adalah sebuah mekanisme pemetaan nomor telepon Telkom yang kita kenal, seperti, +628113334567 atau +62555334567, agar di kenali di dunia VoIP yang menggunakan nomor telepon, seperti, 20333@voiprakyat.or.id atau 5007987@fwd.pulver.com. Jadi sebetulnya isi sebuah ENUM hanya tabel saja.
Tentunya konsep ENUM tidak terbatas pada pemetaan saja, dengan menggunakan ENUM sebuah nomor telepon +6255534567 dapat mempunyai beberapa pesawat penerima dengan sistem prioritas, misalnya,
+6255534567 prioritas 1 245678@voiprakyat.or.id
+6255534567 prioritas 2 6543686@fwd.pulver.com
+6255534567 prioritas 3 +62215678976 (nomor kantor)
+6255534567 prioritas 4 +62856789654 (nomor handphone)
+6255534567 prioritas 5 mail:oknum@salemba.co.id
Dalam bahasa yang lebih manusiawi, jika seseorang berusaha menelepon ke +6255534567 akan diusahakan untuk menghubungi ke VoIP Rakyat 245678@voiprakyat.or.id, jika gagal maka akan berusaha menghubungi nomor VoIP di Pulver 6543686@fwd.pulver.com, jika gagal maka akan berusaha menghubungi kantor di +62215678976, jika gagal lagi maka akan berusaha menghubungi handphone di +62856789654. Terakhir jika semua cara gagal, apa boleh buat masuk ke voice mail untuk oknum@salemba.co.id.
Cara penulisan ENUM di Internet, misalnya menggunakan top level domain e164.id, adalah sebagai berikut
+6255512345678 8.7.6.5.4.3.2.1.5.5.5.2.6.e164.id
+6281812345678 8.7.6.5.4.3.2.1.8.1.8.2.6.e164.id
perhatikan nomor ENUM mempunyai urutan terbalik dari nomor telepon yang kita kenal biasa.
Konfigurasi VoIP di Cisco Router
Konfigurasi VoIP di Cisco Router
1. Tujuan.
Membuat koneksi VoIP dengan sistem “Trunk”, cocok dipakai untuk keperluan komunikasi data dan suara pada industri OIL, Mining dan segala jenis industri yang terletak dikejauhan dan yang sangat jarang dan susah untuk mendapatkan direct line PSTN.
2. Peralatan yang dibutuhkan.
Hardware :
- 2 Buah cisco seri 2621XM
- 2 Buah NM-2V= ( Network Module untuk instalasi VIC)
- 2 Buah VIC-2FXO ( untuk di pusat )
- 2 Buah VIC-2FXS ( untuk di remote )
- 4 PSTN Direct Line
- 2 Buah Sat Modem
- 2 Buah Satellite Dish
- Kabel UTP dan V35 Secukupnya
Software :
Software terinstall pada Cisco 2621XM
ROM: System Bootstrap, Version 12.2(7r) [cmong 7r], RELEASE SOFTWARE (fc1)
System returned to ROM by power-on
System image file is “flash:c2600-jk8s-mz.122-16c.bin“
Tidak semua IOS support untuk VoIP, kami mencoba dengan IOS diatas dan bisa berjalan
dengan baik, rekomendasi IOS seri 12.x later.
Hasil Capture Show Version pada mesin Cisco 2621XM ;
Instalasi Router
Diasumsikan bahwa Router sudah terinstall dan tersambung dengan menggunakan satellite dan diasumsikan koneksi tidak ada gangguan apa-apa dan berjalan dengan baik.
Diasumsikan langganan bandwidth sebesar 128 Kbps both Upstream dan Downstream untuk kedua site. Dan dipakai untuk private network atau jaringan tertutup didalam perusahaan ( seperti halnya leased line) dan diasumsikan bahwa kebutuhan internet di kantor remote memakai akses internet yang sama / shared dengan yang ada dipusat.
A. Konfigurasi Router HeadQuarter :
Diasumsikan bahwa 3 Voice Port tersambung ke PSTN Direct Line ( menggunakan 2 buah VIC- 2FXO ), yaitu :
· Voice-port 1/0/0
· Voice-port 1/0/1
· Voice-port 1/1/0
Dan 1 Voice-port disambung ke PBX yang ada dipusat, sehingga orang-orang yang ada di job site bisa langsung men-dial nomer Extension rekannya yang ada dipusat, Voice-port tersebut yaitu Voiceport 1/1/1.
Untuk detail konfigurasi router HQ bisa dilihat pada capture show run berikut ini :
Current configuration : 3827 bytes
!
version 12.2
service timestamps debug datetime msec
service timestamps log datetime msec
no service password-encryption
!
hostname HQ-VoIP
!
logging queue-limit 100
enable secret 5 xxxxxxxxxxxxxxxxxx
enable password xxxxxxxxxxxxxx
!
ip subnet-zero
!
ip name-server 202.127.x.x
!
ip cef
!
call rsvp-sync
!
! diasumsikan gateway internet di ISP adalah 203.123.2.1/30
!
interface Serial0/0
description Connect to Internet
bandwidth 1024
ip address 203.123.2.2 255.255.255.252
ip route-cache flow
load-interval 30
serial restart-delay 0
no cdp enable
!
interface Serial0/1
description Connect to Remote-JobSite
bandwidth 128
ip address 10.0.0.1 255.255.255.252
ip route-cache flow
load-interval 30
serial restart-delay 0
no cdp enable
!
interface FastEthernet0/0
shutdown
no ip address
speed auto
full-duplex
!
interface FastEthernet0/1
description connect to HQ-LAN
ip address 192.168.0.1 255.255.255.0
speed auto
full-duplex
!
ip classless
ip route 0.0.0.0 0.0.0.0 203.123.2.1 name connect_to_internet
ip route 172.16.0.0 255.255.0.0 10.0.0.2 name connect_to_RemoteLAN
no ip http server
!
voice-port 1/0/0
timeouts call-disconnect 3
connection trunk 91
!
voice-port 1/0/1
timeouts call-disconnect 3
connection trunk 92
!
voice-port 1/1/0
timeouts call-disconnect 3
connection trunk 93
!
! Voice-port 1/1/1 dipakai untuk hubungan PBX dipusat dengan pesawat telepon yang ada
diremote site.
!
voice-port 1/1/1
timeouts call-disconnect 3
connection trunk 94
!
dial-peer cor custom
!
dial-peer voice 1 pots
destination-pattern 81
port 1/0/0
!
dial-peer voice 2 pots
destination-pattern 82
port 1/0/1
!
dial-peer voice 3 pots
destination-pattern 83
port 1/1/0
!
dial-peer voice 4 pots
destination-pattern 84
port 1/1/1
!
dial-peer voice 5 voip
destination-pattern 91
session target ipv4:10.0.0.2
!
dial-peer voice 6 voip
destination-pattern 92
session target ipv4:10.0.0.2
!
dial-peer voice 7 voip
destination-pattern 93
session target ipv4:10.0.0.2
!
dial-peer voice 8 voip
destination-pattern 94
session target ipv4:10.0.0.2
!
line con 0
line aux 0
line vty 0 4
password xxxxx
login
!
End
B. Konfigurasi Router Remote Job Site:
Diasumsikan bahwa 3 Voice-port ( 2 Buah VIC-2FXS ) tersambung ke PBX local yang ada di Job Site dan dengan menggunakan VoIP Peer tersambung dengan PSTN Direct Line yang ada dipusat (HQ). 3 Voice-port tersebut adalah
· Voice-port 1/0/0
· Voice-port 1/0/1
· Voice-port 1/1/0
1 Voice-port lagi yaitu Voice-port 1/1/1 tersambung ke satu pesawat telepon yang merupakan nomer extension yang ada didaerah dan tersambung langsung melalui VoIP Peer dengan PBX yang ada di kantor pusat (HQ).
Berikut detail konfigurasi yang bisa dilihat pada hasil capture show run di router VoIP-Remote :
VoIP-Remote#show run
Building configuration…
Current configuration : 2880 bytes
!
version 12.2
service timestamps debug uptime
service timestamps log uptime
service password-encryption
!
hostname VoIP-Remote
!
logging queue-limit 100
enable secret 5 xxxxxxxxxxx
!
ip subnet-zero
!
call rsvp-sync
!
interface FastEthernet0/0
description connect to JobSite-LAN
ip address 172.16.0.1 255.255.0.0
speed auto
full-duplex
!
interface Serial0/0
description Connect to HQ
bandwidth 128
ip address 10.0.0.2 255.255.255.252
ip route-cache flow
load-interval 30
serial restart-delay 0
no cdp enable
!
interface FastEthernet0/1
shutdown
no ip address
duplex auto
speed auto
!
interface Serial0/1
shutdown
!
ip classless
ip route 0.0.0.0 0.0.0.0 10.0.0.1 name Connect_to_HQ
ip http server
!
voice-port 1/0/0
timeouts call-disconnect 3
connection trunk 81
!
voice-port 1/0/1
timeouts call-disconnect 3
connection trunk 82
!
voice-port 1/1/0
timeouts call-disconnect 3
connection trunk 83
!
! Voice-port 1/1/1 Connect to Center PBX at HQ
!
voice-port 1/1/1
timeouts call-disconnect 3
connection trunk 84
!
dial-peer cor custom
!
dial-peer voice 1 pots
destination-pattern 91
port 1/0/0
!
dial-peer voice 2 pots
destination-pattern 92
port 1/0/1
!
dial-peer voice 3 pots
destination-pattern 93
port 1/1/0
!
dial-peer voice 4 pots
destination-pattern 94
port 1/1/1
!
dial-peer voice 5 voip
destination-pattern 81
!
dial-peer voice 6 voip
destination-pattern 82
session target ipv4:10.0.0.1
!
dial-peer voice 7 voip
destination-pattern 83
session target ipv4:10.0.0.1
!
dial-peer voice 8 voip
destination-pattern 84
session target ipv4:10.0.0.1
!
line con 0
line aux 0
line vty 0 4
password 7 xxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
login
!
End
1. Tujuan.
Membuat koneksi VoIP dengan sistem “Trunk”, cocok dipakai untuk keperluan komunikasi data dan suara pada industri OIL, Mining dan segala jenis industri yang terletak dikejauhan dan yang sangat jarang dan susah untuk mendapatkan direct line PSTN.
2. Peralatan yang dibutuhkan.
Hardware :
- 2 Buah cisco seri 2621XM
- 2 Buah NM-2V= ( Network Module untuk instalasi VIC)
- 2 Buah VIC-2FXO ( untuk di pusat )
- 2 Buah VIC-2FXS ( untuk di remote )
- 4 PSTN Direct Line
- 2 Buah Sat Modem
- 2 Buah Satellite Dish
- Kabel UTP dan V35 Secukupnya
Software :
Software terinstall pada Cisco 2621XM
ROM: System Bootstrap, Version 12.2(7r) [cmong 7r], RELEASE SOFTWARE (fc1)
System returned to ROM by power-on
System image file is “flash:c2600-jk8s-mz.122-16c.bin“
Tidak semua IOS support untuk VoIP, kami mencoba dengan IOS diatas dan bisa berjalan
dengan baik, rekomendasi IOS seri 12.x later.
Hasil Capture Show Version pada mesin Cisco 2621XM ;
Instalasi Router
Diasumsikan bahwa Router sudah terinstall dan tersambung dengan menggunakan satellite dan diasumsikan koneksi tidak ada gangguan apa-apa dan berjalan dengan baik.
Diasumsikan langganan bandwidth sebesar 128 Kbps both Upstream dan Downstream untuk kedua site. Dan dipakai untuk private network atau jaringan tertutup didalam perusahaan ( seperti halnya leased line) dan diasumsikan bahwa kebutuhan internet di kantor remote memakai akses internet yang sama / shared dengan yang ada dipusat.
A. Konfigurasi Router HeadQuarter :
Diasumsikan bahwa 3 Voice Port tersambung ke PSTN Direct Line ( menggunakan 2 buah VIC- 2FXO ), yaitu :
· Voice-port 1/0/0
· Voice-port 1/0/1
· Voice-port 1/1/0
Dan 1 Voice-port disambung ke PBX yang ada dipusat, sehingga orang-orang yang ada di job site bisa langsung men-dial nomer Extension rekannya yang ada dipusat, Voice-port tersebut yaitu Voiceport 1/1/1.
Untuk detail konfigurasi router HQ bisa dilihat pada capture show run berikut ini :
Current configuration : 3827 bytes
!
version 12.2
service timestamps debug datetime msec
service timestamps log datetime msec
no service password-encryption
!
hostname HQ-VoIP
!
logging queue-limit 100
enable secret 5 xxxxxxxxxxxxxxxxxx
enable password xxxxxxxxxxxxxx
!
ip subnet-zero
!
ip name-server 202.127.x.x
!
ip cef
!
call rsvp-sync
!
! diasumsikan gateway internet di ISP adalah 203.123.2.1/30
!
interface Serial0/0
description Connect to Internet
bandwidth 1024
ip address 203.123.2.2 255.255.255.252
ip route-cache flow
load-interval 30
serial restart-delay 0
no cdp enable
!
interface Serial0/1
description Connect to Remote-JobSite
bandwidth 128
ip address 10.0.0.1 255.255.255.252
ip route-cache flow
load-interval 30
serial restart-delay 0
no cdp enable
!
interface FastEthernet0/0
shutdown
no ip address
speed auto
full-duplex
!
interface FastEthernet0/1
description connect to HQ-LAN
ip address 192.168.0.1 255.255.255.0
speed auto
full-duplex
!
ip classless
ip route 0.0.0.0 0.0.0.0 203.123.2.1 name connect_to_internet
ip route 172.16.0.0 255.255.0.0 10.0.0.2 name connect_to_RemoteLAN
no ip http server
!
voice-port 1/0/0
timeouts call-disconnect 3
connection trunk 91
!
voice-port 1/0/1
timeouts call-disconnect 3
connection trunk 92
!
voice-port 1/1/0
timeouts call-disconnect 3
connection trunk 93
!
! Voice-port 1/1/1 dipakai untuk hubungan PBX dipusat dengan pesawat telepon yang ada
diremote site.
!
voice-port 1/1/1
timeouts call-disconnect 3
connection trunk 94
!
dial-peer cor custom
!
dial-peer voice 1 pots
destination-pattern 81
port 1/0/0
!
dial-peer voice 2 pots
destination-pattern 82
port 1/0/1
!
dial-peer voice 3 pots
destination-pattern 83
port 1/1/0
!
dial-peer voice 4 pots
destination-pattern 84
port 1/1/1
!
dial-peer voice 5 voip
destination-pattern 91
session target ipv4:10.0.0.2
!
dial-peer voice 6 voip
destination-pattern 92
session target ipv4:10.0.0.2
!
dial-peer voice 7 voip
destination-pattern 93
session target ipv4:10.0.0.2
!
dial-peer voice 8 voip
destination-pattern 94
session target ipv4:10.0.0.2
!
line con 0
line aux 0
line vty 0 4
password xxxxx
login
!
End
B. Konfigurasi Router Remote Job Site:
Diasumsikan bahwa 3 Voice-port ( 2 Buah VIC-2FXS ) tersambung ke PBX local yang ada di Job Site dan dengan menggunakan VoIP Peer tersambung dengan PSTN Direct Line yang ada dipusat (HQ). 3 Voice-port tersebut adalah
· Voice-port 1/0/0
· Voice-port 1/0/1
· Voice-port 1/1/0
1 Voice-port lagi yaitu Voice-port 1/1/1 tersambung ke satu pesawat telepon yang merupakan nomer extension yang ada didaerah dan tersambung langsung melalui VoIP Peer dengan PBX yang ada di kantor pusat (HQ).
Berikut detail konfigurasi yang bisa dilihat pada hasil capture show run di router VoIP-Remote :
VoIP-Remote#show run
Building configuration…
Current configuration : 2880 bytes
!
version 12.2
service timestamps debug uptime
service timestamps log uptime
service password-encryption
!
hostname VoIP-Remote
!
logging queue-limit 100
enable secret 5 xxxxxxxxxxx
!
ip subnet-zero
!
call rsvp-sync
!
interface FastEthernet0/0
description connect to JobSite-LAN
ip address 172.16.0.1 255.255.0.0
speed auto
full-duplex
!
interface Serial0/0
description Connect to HQ
bandwidth 128
ip address 10.0.0.2 255.255.255.252
ip route-cache flow
load-interval 30
serial restart-delay 0
no cdp enable
!
interface FastEthernet0/1
shutdown
no ip address
duplex auto
speed auto
!
interface Serial0/1
shutdown
!
ip classless
ip route 0.0.0.0 0.0.0.0 10.0.0.1 name Connect_to_HQ
ip http server
!
voice-port 1/0/0
timeouts call-disconnect 3
connection trunk 81
!
voice-port 1/0/1
timeouts call-disconnect 3
connection trunk 82
!
voice-port 1/1/0
timeouts call-disconnect 3
connection trunk 83
!
! Voice-port 1/1/1 Connect to Center PBX at HQ
!
voice-port 1/1/1
timeouts call-disconnect 3
connection trunk 84
!
dial-peer cor custom
!
dial-peer voice 1 pots
destination-pattern 91
port 1/0/0
!
dial-peer voice 2 pots
destination-pattern 92
port 1/0/1
!
dial-peer voice 3 pots
destination-pattern 93
port 1/1/0
!
dial-peer voice 4 pots
destination-pattern 94
port 1/1/1
!
dial-peer voice 5 voip
destination-pattern 81
!
dial-peer voice 6 voip
destination-pattern 82
session target ipv4:10.0.0.1
!
dial-peer voice 7 voip
destination-pattern 83
session target ipv4:10.0.0.1
!
dial-peer voice 8 voip
destination-pattern 84
session target ipv4:10.0.0.1
!
line con 0
line aux 0
line vty 0 4
password 7 xxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
login
!
End
Aktivasi Chatting di Asterisk
Untuk mengaktifkan Chatting via asterisk.. berikut packages yang sudah di patch :
Cd /usr/src
Wget http://voiprakyat.or.id/download/server/asterisk/sip-messaging/
Tar zxvf sip-messaging
Cd sip-messaging
./configure
install
simpan di directory channels dalam source asterisk 1.2.10, kemudian compile ulang dan install bila tidak ada masalah maka asterisk anda bisa 99% compatible with X-Lite 3.0
Cd /usr/src
Wget http://voiprakyat.or.id/download/server/asterisk/sip-messaging/
Tar zxvf sip-messaging
Cd sip-messaging
./configure
install
simpan di directory channels dalam source asterisk 1.2.10, kemudian compile ulang dan install bila tidak ada masalah maka asterisk anda bisa 99% compatible with X-Lite 3.0
Langgan:
Entri (Atom)
